Rabu, 26 September 2012

transformasi bunga


Perubahan sifat dasar
Hahh... gak berharap perasaan ini engkau tahu.
            Bisa dibilang menanti sebuah hujan itu seperti menanti mu,kenapa? Karena tiada mengenal waktu dan suasana,tidak melihat kondisi dan keadaan. Datang secara tiba-tiba dan dengan cara yang luar biasa kau bisa membuat segalanya mencair tanpa bersisa.
            Namun adanya perasaan itu hadir seperti awalnya hujan turun, terlihat kilat yang menyentuh kulit bumi,terdengat bunyi petir yang menyambar pepohonan,terlihat awan putih terkontaminasi  warna hitam yang pekat dan gelap.
            Tapi apa yang aku lihat saat ini,berbeda dengan kamu yang dulu.kamu dahulu sangat menenangkan jiwa,menyejukan jiwa,menepiskan lelah,membuyarkan beban,menampikan segala hal-hal negatif.!!
            Namun ternyata kini kamu berbeda,cukup berbeda dari awal mu..
            Atau kini kau telah dewasa?telah mengerti hal yang benar dan salah? Telah bisa memilih teman yang baik?telah mampu kah engkau tetap berpijak? Telahkah engkau memiliki pendirian saat ini? Ataukah engkau yang kini hanya ciptaan dari lingkunganmu yang terlalu berpengaruh akan hidupmu??
            Terlihat jelas perbedaanmu,perbedaan yang membuat ku meninggalkan mu.
            Perbedaan mu yang menjadi terlalu terbuka akan perasaan,pandanganmu tentang imitasi pendirian orang lain itu suatu saat nanti kamu akan mengerti betapa menyakitinya sifatmu saat ini..
             Mungkin ada hal baru yang kau dapat dan tentu aku tak suka tentang itu.namun berat tuk mengucap pada mu. Biarlah sulit ini menjadi bagian hidup.
            Tapi hatiku tak bisa berdusta ku cinta kau bunga,sampai detik ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar